Hi Sobat Booyah!

Format baru ditambahkan ke pentas liga major Free Fire tanah air sejak bergulirnya FFML Season III. Kini, skema kompetitif tidak hanya mempertontonkan pertarungan para tim profesional, namun juga turut memberikan wadah dan kesempatan bagi tim komunitas dan tim semi-pro untuk kunjuk gigi melalui Divisi 2.

Walaupun pagelaran FFML Divisi 2 diisi oleh para tim semi-pro, bukan berarti tim yang berhasil mendapatkan juara dan promosi ke Divisi 1 tidak bisa bertarung mengalahkan para tim esports yang bisa dibilang menjadi veteran di liga utama.

Di musim lalu, Echo Esports berhasil membuktikannya. Berstatus sebagai tim promosi pada FFML Season V Divisi 1, mereka berhasil membuat trend baru bagi para tim promosi dari FFML Divisi 2. Walaupun terbilang tim baru, Echo Esports yang menjuarai Group C FFML Season IV Divisi 2 berhasil menduduki peringkat 3 Global Leaderboard FFML Season V Divisi 1. Peraihannya ini mengalahkan lebih dari 10 tim senior.

Trend ini berlanjut di FFML Season VI Divisi 1 kali ini. G Arsy Aphrodite sang juara FFML Season V Divisi 2, berhasil menunjukkan kelihaiannya dalam bertarung walaupun baru menginjakkan kaki di panggung FFML Divisi 1.

Walaupun baru 1 pekan berjalan, G Arsy Aphrodite langsung nyaman menduduki peringkat 3 di klasemen akumulasi. Bahkan jika G Arsy Aphrodite terus konsisten, bisa menjadi lawan utama EVOS Divine dalam mempertahankan gelar juara.

Tren ini tentunya membuktikan bahwa tim-tim jebolan Divisi 2 tak boleh dianggap remeh. Pencapaiannya di kasta kedua merupakan momen membentuk tim yang kuat sbeelum menginjakkan kaki di kasta utama.

Bagaimana menurut Survivors? Apakah sang juara dari FFML Divisi 2 akan memiliki trend positif dalam memimpin klasemen di panggung Divisi 1 pertamanya?

Jangan lupa follow dan pantengin terus sosial media serta website FF Esports ID agar tidak ketinggalan berita terupdate dan teraktual seputar Esports Free Fire Indonesia!