Hi Survivors!
Setelah melalui Fase Play-Ins, akhirnya lengkaplah sudah ke-12 tim yang akan memainkan strategi terbaik nya di Finals FFAC, hari ini. Membawa bendera kebanggaan dari negaranya masing-masing, tentunya membakar semangat juang para kontestan untuk menjadi satu-satunya tim yang pulang sebagai juara.
Dua tim asal Indonesia, EVOS Divine dan GPX terlihat bertarung mati-matian demi menoreh piala laga internasional untuk Indonesia. Meski harus berhadapan dengan tim-tim yang punya segudang kejutan, namun dengan percaya diri EVOS Divine dan GPX, berusaha unjuk kebolehan di Finals FFAC.
Ternyata, HQ Esports asal Vietnam dan CGGG asal Thailand tidak hanya tampil menggila di Fase Play-Ins lalu. Malam ini kedua tim tersebut kembali mengamuk dan memberikan tekanan kepada para kontestan untuk cukup tertatih meraih poin maksimal di 5 Round awal.
Tidak ingin tertinggal, nyatanya GPX juga sangat tangguh menghalau pergerakan musuh dengan rotasi permainan yang menarik. Berikut, tim-tim yang meraih Booyah pada babak Finals FFAC.
- Round 1 (Bermuda) : HQ Esports (Vietnam)
- Round 2 (Kalahari) : Heavy (Vietnam)
- Round 3 (Purgatory) : GPX (Indonesia)
- Round 4 (Bermuda) : HQ Esports (Vietnam)
- Round 5 (Kalahari) : HQ Esports (Vietnam)
- Round 6 (Purgatory) : GPX (Indonesia)
- Round 7 (Kalahari) : Team Elite (India)
Sempat Too Soon di dua Round akhir, HQ Esports masih saja bertengger memuncaki klasemen akhir dengan raihan 86 total poin dan 40 kill. Terbukti, permainan konsisten HQ Esports koleksi 3 Booyah membuktikan kelayakan mereka menggenggam juara FFAC.
Sayangnya, setelah merajut asa dengan koleksi 31 kill hingga mengamankan 2 booyah. Usaha kumpulkan 84 poin oleh GPX berbeda sangat tipis dengan HQ Esports hingga tertahan di peringkat kedua melengserkan CGGG pada klasemen Finals FFAC. Meski demikian, kerja keras kapten Justeen dkk patut diacungi jempol karena tampil dengan indah di malam Finals hari ini.

Perjalanan panjang yang harus dilalui EVOS Divine dan GPX sampai ke babak puncak FFAC sangatlah tidak mudah. Walaupun kedua tim asal Indonesia belum mampu menorehkan gelar juara Asia, namun latihan dan waktu yang telah dikeluarkan patut untuk kita apresiasi.
Sekali lagi, selamat atas kemenangan HQ Esports yang berhasil mengharumkan negara Vietnam sebagai Sang Jawara Asia di ajang FFAC. Atas keberhasilan ini, diharapkan bisa menambah kemeriahan di skema kompetitif Free Fire kedepannya.