Pertarungan tim-tim dan talenta Free Fire terbaik Indonesia kembali gergulir. Kini pot C, E, dan F akan memperebutkan poin krusial guna mengamankan tempat di Grand Final Free Fire Master League Season 1! Berikut jajaran tim yang bertanding:

Pot C:

  • Dranix Vendetta
  • ONIC Elysium
  • Aura Esports
  • Siren Esports

Pot E:

  • STAR8 Esports
  • Bigetron Magix
  • Alter Ego ZET
  • First Raiders Alpha

Pot F:

  • Island of Gods
  • ONIC Olympus
  • Aerowolf Pro Team
  • Louvre Esports

Ronde pertama mengusung pertarungan yang lebih bertempo, terlihat dari tim yang lebih memilih rotasi dibandingkan berperang. Namun ada beberapa tim yang mulai melakukan gerakan agresif, salah satunya adalah Bigetron Magix.

Tim tersebut tampil percaya diri dengan beberapa pilar pentingnya, salah satunya BTR Piw. Penampilan gemilang Bigetron terus ditunjukkan hingga pada akhirnya pertempuran penuh darah di bukit dekat Kota menjadi penentu.

Bigetron Magix suskes menyudahi perlawanan sengit antara 5 tim, yaitu STAR8 Esports, ONIC Olympus, Siren Esports dan Louvre Esports. Dengan hasil ini, Bigetron Magix juga sukses mengemas Booyah! ketiganya selama gelaran Free Fire Master League Season 1 berlangsung.

Memulai aksi menegangkan berikutnya, para pemain mulai bermain agresif mengingat tersisa 3 ronde guna mengamankan posisi ke babak Grand Final serta menjauhi dasar klasemen dan pot. Beberapa nama yang turut agresif adalah Siren Esports, namun nahas mereka bermain cukup loyo dan turun di urutan 10 besar.

Tetapi ada satu nama yang tetap tampil konsisten, yaitu STAR8 Esports. Setelah sebelumnya meraih posisi 3 besar, kini tim tersebut mampu mendapatkan Booyah! perdananya.

Hasil ini diraih berkat positioning cantik serta aim akurat setelah menaklukkan Bigetron Magix, Aura Esports dan Aerowolf. STAR8 GAREE sukses jadi algojo dengan torehan 8 kill.

Menyusuri ronde ketiga, setiap tim menunjukkan permainan yang aman untuk setidaknya menjaga posisi atau poin placement. Namun strategi agresif dirasa lebih efektif mengingat banyak tim yang memberikan perlawanan di awal ronde, seperti STAR8, Siren, Aura, ONIC Olympus hingga Bigetron Magix.

Tim demi tim yang tumbang dari awal hingga pertengahan ronde semakin mengerucutkan tim-tim yang mulai bertanding, baik dari segi peta yang terbatas zona dan jajarna tim yang semakin sedikit.

Hingga akhirnya ronde terakhir ditutup dengan kerusuhan di pinggir bukit daerah Pochinok. Lagi-lagi posisi 5 besar diisi tim yang kurang lebih sama seperti Siren Esports, ONIC Olympus, Aura Esports, serta STAR8 Esports.

Pasca pertandingan penuh tensi dan ambisi, akhirnya Aura Esports sukses mendapatkan Booyah! dengan torehan 5 kill dan positioning map yang lebih menguntungkan.

Pertandingan penutup sekaligus ronde krusial bagi tim-tim yang belum mendulang poin harus bekerja lebih keras. Usaha ekstra yang ditunjukkan di ronde empat terlihat dengan permainan Aura Esports setelah hampir mendapatkan Booyah! keduanya di beberapa ronde sebelumnya.

Setelah pertarungan sengit yang terjadi antara Siren, Aerowolf, ONIC Olympus, Louvre, Cavella dan kawan-kawan bermain cerdik dengan menahan posisi lawan. Kompak dengan 4 pemain, Aura mengamankan Booyah! keduanya dengan skor 540 dan 12 kill.

Berikut torehan klasemen akhir di Match 2 Day 2:

match 2 day 2
Sumber: Garena Free Fire

Nantikan keseruan pertandingan sengit dan menegangkan antara tim Free Fire terbaik Indonesia secara langsung dan eksklusif hanya di kanal YouTube Garena Free Fire Indonesia!