Hi Survivors!

Tidak terasa Esports Free Fire kini telah berkembang. Terhitung sejak 2018 hingga saat ini antusiasme dari Survivors semua untuk menyaksikan maupun mengikuti event-event dari skema kompetitif Free Fire tidak pernah padam. Yuk kita baca kilas balik sejarah dari skema kompetitif Free Fire di Indonesia!

Free Fire Invitationals

Jika kalian player old, pemain Free Fire veteran angkatan lama, tentu kalian ingat turnamen yang satu ini. Free Fire Invitationals merupakan cikal bakal dari lahirnya Esports Free Fire di Indonesia. Turnamen perdana yang diselenggarakan Garena Free Fire Indonesia pada Juni hingga Juli 2018 ini berhasil dimenangkan oleh Hore ID. Turnamen Semi-Major ini berlangsung meriah dan menarik banyak perhatian dari Survivors Indonesia.

Free Fire Royale Combat

Meski terbilang turnamen kelas amatir, namun Free Fire Royale Combat juga turut berperan dalam perkembangan skema kompetitif Free Fire. Meriahnya pelaksanaan Free Fire Royale Combat, menjadi awal dari perkembangan Esports Free Fire di Indonesia. Populer dengan hashtagnya #MulaiDariSini, FFRC acap kali menjadi kanal masuk bagi bibit-bibit player professional Free Fire. Hingga saat ini FFRC masih selalu dipertandingkan pada setiap Season. Juara dari FFRC terbaru, Season 6 kemarin adalah SES Mizu, dengan SES Bara sebagai predatornya.

Jakarta Invitationals

Tak terlupa, Jakarta Invitational juga memegang peran besar untuk perkembangan Esports Free Fire. Jakarta Invitational ini menjadi turnamen Major paling pertama yang dihelat Garena Free Fire. Tingginya hype dari Survivors di Jakarta Invitational ini juga turut membawa Esports Free Fire ke turnamen-turnamen lebih besar lainnya.

Free Fire Shopee Indonesia Masters

Dikarenakan besarnya antusiasme dari seluruh Survivors di Indonesia, Garena Free Fire mengeskalasi turnamennya. Free Fire Shopee Indonesia Masters merupakan turnamen major Free Fire tingkat nasional. Dari turnamen ini juga bakat dari MR.05 dan SAM.13 muncul ke permukaan setelah berhasil memenangkan FF Shopee Indonesia masters dengan tim nya, Capital Esports.

Free Fire World Cup

Lebih naik kelas lagi, Free Fire World Cup merupakan turnamen Free Fire kancah Internasional. Dipesertai oleh 12 tim dari asal negara berbeda-beda menjadikan FFWC turnamen Free Fire paling bergengsi pada saat itu. FFWC yang dihelat 2019 lalu ini berhasil dijuarai oleh EVOS Capital. Permainan yang sangat baik dari SAM13 dan kawan-kawan ini melegenda dan masih berkesan hingga saat ini.

Free Fire Summer League

Free Fire Summer League merupakan Liga Free Fire yang pertama kali diadakan di Indonesia. Turnamen major berskala Nasional ini berhasil dijuarai oleh RRQ Poseidon.

Free Fire Indonesia Masters Season 2

Selanjutnya, Free Fire Indonesia Masters Season 2 diadakan. Free Fire Indonesia Masters ini disebut Season 2 karena merupakan seri lanjutan dari turnamen sebelumnya, Free Fire Shopee Indonesia Masters. Dranix Esports berhasil menjuarai FFIM Season 2 ini. Tak terlupa, AMEK yang pada saat itu bertanding dengan ONIC Esports berhasil menjadi Predator di FFIM Season 2 ini.

Free Fire Master League Season I

Setelah sukses menyelenggarakan FFIM Season 2, lahirlah liga baru di kompetitif Free Fire, Free Fire Master League Season I. Dengan format liga ini, tentunya membuat Survivors dapat menikmati jalannya liga yang berlangsung dari Januari hingga Februari 2020. Dari FFML Season I ini juga terpilih Rosugo Esports, RRQ Hades, Dranix Vendetta, EVOS Esports, Bigetron Magix, dan ONIC Olympus sebagi pemuncak klasemen tiap grup. Mereka mendapat Golden Ticket untuk langsung melaju ke Grand Finals FFIM 2020 Spring.

Free Fire Indonesia Masters 2020 Spring

Menjadi ajang Free Fire terbesar di season spring 2020, Free Fire Indonesia Masters 2020 Spring berlangsung dengan meriah. Meski dilaksanakan tertutup karena adanya situasi pandemi global, FFIM 2020 Spring yang dihelat di Tennis Indoor Senayan ini berlangsung megah. ONIC Olympus berhasil keluar sebagai juara. Dari FFIM 2020 Spring ini juga Apollo yang saat itu bertanding dibawah naungan Tim Rosugo berhasil mengamankan gelar The Predator.

Free Fire Master League Season II

Free Fire Master League Season II juga merupakan turnamen dengan sistem liga dari Garena Free Fire Indonesia. Pada ajang ini Survivors dapat menikmati pertandingan dari 18 tim yang berjuang untuk mendapat gelar the Masters. Pertandingan yang disiarkan langsung setiap Sabtu dan Minggu pada September-Oktober 2020 lalu berlangsung sangat meriah. Pada FFML Season II sendiri Onic Olympus, AURA Esports, EVOS Esports, First Raiders Bravo, Aerowolf Pro Team, dan Bigetron Bit berhasil mendapatkan gelar juara sekaligus golden ticket menuju Grand Finals FFIM 2020 Fall.

Free Fire Indonesia Masters 2020 Fall

Free Fire Indonesia Masters 2020 Fall merupakan ajang paling bergengsi dari skema kompetitif Free Fire Indonesia. Selain dipesertai oleh 6 tim the Masters dari FFML Season II, FFIM 2020 Fall ini juga turut diikuti oleh tim-tim berbakat dari komunitas yang sebelumnya berjuang di babak kualifikasi online. Dari 12 tim yang terdaftar, EVOS Esports berhasil keluar sebagai Juara dari FFIM 2020 Fall ini. Selain itu, tim pemegang posisi 3 teratas pada Final Standing FFIM 2020 Fall juga akan mewakilkan Indonesia di FFCS: Asia Series.

Free Fire Continental Asia Series 2020

Disingkat FFCS: Asia Series, merupakan ajang kompetitif Free Fire Asia yang sangat bergengsi. Dihadiri oleh total 7 negara berbeda yang bertanding demi merebut gelar juara dan membuktikan negara manakah yang memegang dominasi dan predikat tim terkuat di Asia. Indonesia sendiri mengirimkan tiga tim perwakilan yakni EVOS Esports, ONIC Olympus, dan RRQ Hades. Namun pertandingan dimenangkan oleh EXP Esports, asal Thailand.

Free Fire Master League Season III

FFML Season III hadir dalam format baru. Untuk pertama kalinya peserta dibagi menjadi dua Divisi. Divisi 1 diisi oleh tim the Masters yang berpengalaman di skema kompetitif Free Fire Indonesia sebelumnya, sedangkan Divisi 2 diisi oleh tim-tim debutan, maupun tim Komunitas. Dari Divisi 1 sendiri didapatkan 6 tim pemegang posisi teratas tiap grupnya yakni ONIC Olympus, SES Mizu, Red Bull Rebellion, RRQ Hades, Island of Gods, dan DG Esports. Sedangkan dari Divisi 2 posisi puncak klasemen grup dipegang oleh Siren Esports, Bonafide Esports, dan NGid Esports. Master League Season III kali ini juga mempertaruhkan gengsi setiap tim karena diberlakukan sistem baru, promosi dan degradasi. Pemuncak klasemen dari Divisi 2 tadi berhak mendapatkan slot di FFML Divisi 1 Season IV mendatang, sementara 3 tim terbawah dari Play-off FFML Season III harus berusaha di Division Qualifier nanti.

Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring

Turnamen FFIM 2021 Spring baru saja dihelat kemarin. Selain disiarkan langsung di youtube FF Esports ID, acara FFIM 2021 Spring juga disiarkan langsung di layar kaca GTV. Ajang bergengsi ini dipesertai oleh 12 tim terdiri dari 6 tim the Masters dari FFML Season III Divisi 1, dan 6 tim jebolan babak Play-ins. Pada puncak acara, EVOS Esports berhasil menjadi pemenang. Dengan hasil ini mereka resmi mencetak rekor terbaru sebagai juara bertahan Free Fire Indonesia Masters pertama dalam sejarah jalannya Esports Free Fire.